Teks tidak dalam format asli.
Kembali



LEMBARAN NEGARA
REPUBLIK INDONESIA

No. 132, 2000(Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3990)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 22 TAHUN 2000
TENTANG
PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA
TAHUN ANGGARAN 1998/1999

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang: a. bahwa Perhitungan Anggaran Negara sebagai tahap akhir dari rangkaian siklus anggaran negara merupakan pertanggungjawaban pemerintah sesuai konstitusi atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
b. bahwa berhubung dengan itu Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1998/1999 perlu ditetapkan dengan Undang-undang;

Mengingat:    1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (2), dan Pasal 23 ayat (1) dan ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 sebagaimana telah diubah dengan Perubahan Pertama Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XI/MPR/1998 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme;
3. Indische Comptabiliteitswet (Staatsblad Tahun 1925 Nomor 448) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1968 tentang Perubahan Pasal 7 Indische Comptabiliteitswet (Lembaran Negara Tahun 1968 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2860);
4. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (Lembaran Negara Tahun 1973 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3010);
5. Undang-undang Nomor 3 Tahun 1998 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1998/1999 (Lembaran Negara Tahun 1998 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3750) sebagaimana telah dua kali diubah, terakhir dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 3 Tahun 1998 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1998/1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1998 (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 1444, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3876);

Dengan Persetujuan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

MEMUTUSKAN:

Menetapkan:   UNDANG-UNDANG TENTANG PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA TAHUN ANGGARAN 1998/1999.

Pasal 1
(1) Pendapatan Negara dalam Tahun Anggaran 1998/1999 adalah sebesar Rp209.149.156.524.224,00 (dua ratus sembilan triliun seratus empat puluh sembilan miliar seratus lima puluh enam juta lima ratus dua puluh empat ribu dua ratus dua puluh empat rupiah) terdiri atas:
a. Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp158.042.453.393.414,00 (seratus lima puluh delapan triliun empat puluh dua miliar empat ratus lima puluh tiga juta tiga ratus sembilan puluh tiga ribu empat ratus empat belas rupiah);
b. Penerimaan Pembangunan sebesar Rp51.106.703.130.810,00 (lima puluh satu triliun seratus enam miliar tujuh ratus tiga juta seratus tiga puluh ribu delapan ratus sepuluh rupiah).
(2) Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp158.042.453.393.414,00 (seratus lima puluh delapan triliun empat puluh dua miliar empat ratus lima puluh tiga juta tiga ratus sembilan puluh tiga ribu empat ratus empat belas rupiah) terdiri atas:
a. Penerimaan pajak sebesar Rp102.394.445.611.426,00 (seratus dua triliun tiga ratus sembilanpuluh empat miliar empat ratus empat puluh lima juta enam ratus sebelas ribu empat ratus dua puluh enam rupiah);
b. Penerimaan dari sektor minyak bumi dan gas alam Rp41.368.337.491.227,00 (empat puluh satu triliun tiga ratus enam puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh tujuh juta empat ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus dua puluh tujuh rupiah);
c. Penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp14.279.670.290.761,00 (empat belas triliun dua ratus tujuh puluh sembilan miliar enam ratus tujuh puluh juta dua ratus sembilan puluh ribu tujuh ratus enam puluh satu rupiah).
(3) Rincian pendapatan negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) adalah seperti tersebut dalam penjelasan pasal ini.

Pasal 2
(1) Belanja Negara Tahun Anggaran 1998/1999 adalah sebesar Rp202.715.801.631.993,00 (dua ratus dua triliun tujuh ratus lima belas miliar delapan ratus satu juta enam ratus tiga puluh satu ribu sembilan ratus sembilan puluh tiga rupiah) terdiri atas:
a. Pengeluaran rutin sebesar Rp136.086.962.052.249,00 (seratus tiga puluh enam triliun delapan puluh enam miliar sembilan ratus enam puluh dua juta lima puluh dua ribu dua ratus empat puluh sembilan rupiah) dirinci menurut sektor:
          01   Sektor industri          Rp76.077.102.723,00
          02   Sektor pertanian dan
               kehutanan                Rp617.303.021.068,00
          03   Sektor pengairan         Rp34.303.170.112,00
          04   Sektor tenaga kerja      Rp300.369.935.110,00
          05   Sektor perdagangan,
               pengembangan usaha nasional,
               keuangan, dan koperasi   Rp97.632.233.574.009,00
          06   Sektor transportasi,
               meteorologi & geofisika  Rp352.116.922,434,00
          07   Sektor pertambangan dan
               energi                   Rp313.388.078.059,00
          08   Sektor pariwisata, pos
               dan telekomunikasi       Rp95.251.604.982,00
          09   Sektor pembangunan
               daerah dan transmigrasi  Rp13.125.636.564.808,00
          10   Sektor lingkungan hidup
               dan tata ruang           Rp244.951.699.001,00
          11   Sektor pendidikan,
               kebudayaan nasional,
               kepercayaan terhadap Tuhan
               Yang Maha Esa, pemuda dan
               olah raga                Rp5.445.119.974.109,00
          12.  Sektor kependudukan dan
               keluarga sejahtera       Rp349.059.261.076,00
          13.  Sektor kesejahteraan
               sosial, kesehatan,
               peranan wanita, anak dan
               remaja                   Rp712.274.145.060,00
          14.  Sektor perumahan dan
               permukiman               Rp17.900.291.191,00
          15.  Sektor agama             Rp1.386.529.922.673,00
          16.  Sektor ilmu pengetahuan
               dan teknologi            Rp389.497.636.561,00
          17.  Sektor hukum             Rp759.927.712.000,00
          18.  Sektor aparatur negara
               dan pengawasan           Rp4.069.534.341.661,00
          19.  Sektor politik, hubungan
               luar negeri, penerangan,
               komunikasi & media massa Rp1.991.373.430.612,00
          20.  Sektor pertahanan dan
               keamanan                 Rp8.174.113.665.000,00
b. Pengeluaran pembangunan sebesar Rp66.628.839.579.744,00 (enam puluh enam triliun enam ratus dua puluh delapan miliar delapan ratus tiga puluh sembilan juta lima ratus tujuh puluh sembilan ribu tujuh ratus empat puluh empat rupiah), dirinci menurut sektor:
          01   Sektor industri          Rp197.420.191.572,00
          02   Sektor pertanian dan
               kehutanan                Rp4.757.826.140.539,00
          03   Sektor pengairan         Rp3.574.815.051.629,00
          04   Sektor tenaga kerja      Rp1.164.861.725.741,00
          05   Sektor perdagangan,
               pengembangan usaha nasional,
               keuangan, dan koperasi   Rp9.928.676.605.013,00
          06   Sektor transportasi,
               meteorologi & geofisika  Rp6.942.861.026.269,00
          07   Sektor pertambangan dan
               energi                   Rp7.845.417.576.713,00
          08   Sektor pariwisata, pos
               dan telekomunikasi       Rp1.820.770.321.597,00
          09   Sektor pembangunan
               daerah dan transmigrasi  Rp10.611.599.067.497,00
          10   Sektor lingkungan hidup
               dan tata ruang           Rp761.395.433.094,00
          11   Sektor pendidikan,
               kebudayaan nasional,
               kepercayaan terhadap Tuhan
               Yang Maha Esa, pemuda dan
               olah raga                Rp6.726.083.220.155,00
          12.  Sektor kependudukan dan
               keluarga sejahtera       Rp598.436.962.149,00
          13.  Sektor kesejahteraan
               sosial, kesehatan,
               peranan wanita, anak dan
               remaja                   Rp3.790.007.930.016,00
          14.  Sektor perumahan dan
               permukiman               Rp2.006.852.164.771,00
          15.  Sektor agama             Rp396.577.233.047,00
          16.  Sektor ilmu pengetahuan
               dan teknologi            Rp762.755.810.658,00
          17.  Sektor hukum             Rp136.259.859.865,00
          18.  Sektor aparatur negara
               dan pengawasan           Rp1.292.386.475.688,00
          19.  Sektor politik, hubungan
               luar negeri, penerangan,
               komunikasi & media massa Rp423.272.284.718,00
          20.  Sektor pertahanan dan
               keamanan                 Rp2.890.564.499.013,00
(2) Rincian Belanja Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah seperti tersebut dalam penjelasan pasal ini.

Pasal 3
Sisa Anggaran Lebih Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1998/1999 adalah sebesar Rp6.433.354.892.231,00 (enam triliun empat ratus tiga puluh tiga miliar tiga ratus lima puluh empat juta delapan ratus sembilan puluh dua ribu dua ratus tiga puluh satu rupiah).

Pasal 4
Undang-undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran negara Republik Indonesia.

Disahkan di Jakarta
pada tanggal 4 Agustus 2000
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ABDURRAHMAN WAHID
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 4 Agustus 2000
SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA,

DJOHAN EFFENDI


TAMBAHAN
LEMBARAN NEGARA RI

No. 3990(Penjelasan Atas Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 132)

PENJELASAN
ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 22 TAHUN 2000
TENTANG
PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA
TAHUN ANGGARAN 1998/1999

UMUM

Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1998/1999 setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk memenuhi kewajiban melaksanakan perhitungan dan pertanggungjawaban pemerintah atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1998/1999, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1998 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1998/1999. Perhitungan Anggaran ini merupakan tahap akhir dari rangkaian siklus anggaran negara yang senantiasa memperhatikan jiwa dan semangat TAP MPR-RI Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Dalam Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1998/1999 tersebut terdapat Sisa Anggaran Lebih sebesar Rp6.433.354.892.231,00 (enam triliun empat ratus tiga puluh tiga miliar tiga ratus lima puluh empat juta delapan ratus sembilan puluh dua ribu dua ratus tiga puluh satu rupiah).
Sisa Anggaran Lebih kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1997/1998 sebesar Rp6.317.742.480.989,00 (enam triliun tiga ratus tujuh belas miliar tujuh ratus empat puluh dua juta empat ratus delapan puluh ribu sembilan ratus delapan puluh sembilan rupiah).
Sisa Anggaran Lebih kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1998/1999 menjadi sebesar Rp12.751.097.373.220,00 (dua belas triliun tujuh ratus lima puluh satu miliar sembilan puluh tujuh juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu dua ratus dua puluh rupiah). Jumlah Sisa Anggaran Lebih kumulatif tersebut termasuk Cadangan Anggaran Pembangunan (CAP) sebesar Rp1.730.000.000.000,00 (satu triliun tujuh ratus tiga puluh miliar rupiah).
Sehubungan dengan koreksi/kontra pos Perhitungan Anggaran Negara (PAN) mengenai penerimaan bantuan program telah sesuai dengan Standar Akuntansi dan tidak bertentangan dengan Sistim Dasar Kas (Cash Basis).

PASAL DEMI PASAL

Pasal 1
Ayat (1)
Huruf a
Cukup jelas
Huruf b
Penerimaan pembangunan tersebut terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek.
Ayat (2)
Cukup jelas
Ayat (3)
Rincian pendapatan negara dimaksud adalah sebagai berikut:
                RINCIAN PENERIMAAN DALAM NEGERI
                   TAHUN ANGGARAN 1998/1999
Penerimaan perpajakan                   Rp102.394.445.611.426,00
0110 Pajak penghasilan (PPh)            Rp55.944.265.167.579,00
0120 Pajak pertambahan nilai barang dan
     jasa dan pajak penjualan atas barang
     mewah (PPN dan PPnBM)              Rp27.803.179.194.657,00
0140 Pajak bumi dan bangunan dan bea
     perolehan hak atas tanah dan
     bangunan (PBB dan BPHTB)           Rp3.565.279.217.833,00
0210 Bea masuk                          Rp2.305.613.687.614,00
0220 Cukai                              Rp7.732.942.664.594,00
0230 Pungutan (pajak) ekspor            Rp4.630.150.818.856,00
0240 Bea meterai                        Rp413.014.860.293,00
Penerimaan dari sektor minyak bumi dan
gas alam                                Rp41.368.337.491.227,00
0310 Penerimaan minyak bumi             Rp25.957.441.440.987,00
0320 Penerimaan gas alam                Rp15.410.896.050.240,00
Penerimaan negara bukan pajak           Rp14.279.670.290.761,00
0410 Pendapatan pendidikan              Rp71.366.158.941,00
0411 Uang pendidikan                    Rp66.361.409.433,00
0412 Uang ujian masuk, kenaikan tingkat,
     dan akhir pendidikan               Rp3.634.258.261,00
0419 Penerimaan pendidikan lainnya      Rp1.370.491.247,00
0480 Pendapatan pendidikan swadana      Rp530.353.954.568,00
0481 Pendapatan pendidikan swadana      Rp530.353.954.568,00
0510 Penjualan hasil produksi, sitaan   Rp32.442.264.280,00
0511 Penjualan hasil pertanian,
     perkebunan                         Rp176.374.120,00
0512 Penjualan hasil peternakan         Rp188.137.605,00
0513 Penjualan hasil perikanan          Rp47.799.807,00
0514 Penjualan hasil sitaan             Rp6.794.034.497,00
0515 Penjualan obat-obatan dan hasil
     farmasi lainnya                    Rp419.498.176,00
0516 Penjualan penerbitan, film, dan
     hasil cetakan lainnya              Rp130.277.905,00
0517 Penjualan dokumen-dokumen
     pelelangan                         Rp11.077.871.989,00
0519 Penjualan lainnya                  Rp13.608.270.181,00
0520 Penjualan aset tetap               Rp31.230.295.445,00
0521 Penjualan rumah, gedung, bangunan,
     dan tanah                          Rp3.911.707.230,00
0522 Penjualan kendaraan bermotor       Rp1.769.031.169,00
0523 Penjualan sewa beli                Rp21.901.698.067,00
0529 Penjualan aset lainnya yang
     berlebih, rusak, dihapuskan        Rp3.647.858.979,00
0530 Pendapatan sewa                    Rp9.587.397.772,00
0531 Sewa gedung,bangunan, gudang       Rp4.727.025.393,00
0532 Sewa Gedung, bangunan, gudang      Rp2.487.143.879,00
0533 Sewa benda-benda bergerak          Rp1.650.729.946,00
0539 Sewa benda-benda tak bergerak
     lainnya                            Rp722.498.554,00
0540 Pendapatan jasa I                  Rp693.451.832.019,00
0541 Pendapatan rumah sakit dan
     instansi kesehatan lainnya         Rp17.070.596.802,00
0542 Pendapatan tempat hiburan, taman,
     museum                             Rp427.781.185,00
0543 Pendapatan surat keterangan, visa,
     paspor dan SIM, STNK, BPKB         Rp167.655.322.683,00
0544 Pendapatan jasa pertanahan         Rp141.456.995.058,00
0545 Pendapatan hak dan perijinan       Rp309.928.796.891,00
0546 Pendapatan sensor, karantina,
     pengawasan, pemeriksaan            Rp3.547.311.630,00
0547 Pendapatan jasa tenaga, jasa
     pekerja                            Rp8.545.338.137,00
0548 Pendapatan jasa kantor urusan
     agama                              Rp5.668.040.399,00
0549 Pendapatan jasa bandar udara dan
     pelabuhan                          Rp39.151.649.234,00
0550 Pendapatan jasa II                 Rp948.467.661.242,00
0551 Pendapatan jasa lembaga keuangan
     (jasa giro)                        Rp146.254.992.066,00
0552 Pendapatan iuran hasil hutan,
     hasil laut, royalti dan denda      Rp402.028.486.443,00
0553 Pendapatan iuran lelang untuk
     fakir miskin                       Rp4.807.390.868,00
0554 Pendapatan jasa kantor catatan
     sipil                              Rp6.333.186.708,00
0555 Pendapatan biaya penagihan
     pajak-pajak negara dengan surat
     pajak                              Rp2.034.974.283,00
0556 Pendapatan uang pewarganegaraan    Rp3.662.149.830,00
0557 Bea lelang                         Rp52.042.579.666,00
0558 Pendapatan biaya pengurusan
     piutang negara dan lelang negara   Rp39.909.468.265,00
0559 Pendapatan jasa lainnya            Rp291.394.433.113,00
0560 Pendapatan rutin dari luar negeri  Rp57.388.840.455,00
0561 Bea visa dan paspor                Rp30.395.000,00
0562 Bea konsuler                       Rp                     --
0563 Bea maritim                        Rp                     --
0566 Bea legalisasi surat-surat
     perdagangan                        Rp                     --
0569 Penerimaan rutin luar negeri
     lainnya                            Rp57.358.445.455,00
0580 Pendapatan penjualan, sewa dan
     jasa swadana                       Rp1.922.781.704.615,00
0581 Pendapatan penjualan swadana       Rp6.544.280.377,00
0582 Pendapatan sewa swadana            Rp1.232.663.671,00
0583 Pendapatan jasa swadana            Rp1.915.004.760.567,00
0610 Pendapatan kejaksaan dan peradilan Rp31.504.709.643,00
0611 Legalisasi tanda tangan            Rp62.052.303,00
0612 Pengesahan surat di bawah tangan   Rp15.300.950,00
0613 Uang meja (leges) dan upah pada
     panitera badan pengadilan          Rp399.443.194,00
0614 Hasil denda, denda tilang dan
     sebagainya                         Rp14.976.903.609,00
0615 Ongkos perkara                     Rp1.229.404.419,00
0619 Penerimaan kejaksaan dan peradilan
     lainnya                            Rp14.821.605.168,00
0710 Pendapatan dari investasi          Rp6.263.902.109.063,00
0711 Bagian laba dari BUMN              Rp3.428.262.277.194,00
0713 Pelunasan piutang (penerimaan
     kembali pinjaman)                  Rp2.835.639.831.869,00
0810 Pendapatan kembali belanja tahun
     anggaran berjalan                  Rp147.157.184.645,00
0811 Penerimaan kembali belanja pegawai
     pusat                              Rp28.092.152.205,00
0812 Penerimaankembali belanja pegawai
     daerah otonom                      Rp6.533.807.340,00
0813 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp50.028.025.827,00
0814 Penerimaan kembali belanja rutin
     lainnya                            Rp46.442.739.671,00
0815 Penerimaan kembali belanja
     pembangunan rupiah lainnya         Rp16.023.673.602,00
0816 Pembetulan pembukuan PPN, PPh      Rp36.750.000,00
0817 Pembetulan pembukuan bea masuk     Rp36.000,00
0820 Pendapatan kembali tahun anggaran
     yang lalu                          Rp34.798.536.074,00
0821 Penerimaan kembali belanja pegawai
     pusat                              Rp5.837.890.338,00
0822 Penerimaan kembali belanja pegawai
     daerah otonom                      Rp2.092.032.876,00
0823 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp4.809.182.599,00
0824 Penerimaan kembali belanja rutin
     lainnya                            Rp6.026.588.464,00
0825 Penerimaan kembali belanja
     pembangunan rupiah lainnya         Rp16.026.357.260,00
0826 Pembetulan pembukuan PPN, PPh      Rp6.484.537,00
0880 Pendapatan lain-laian swadana      Rp7.191.235.360,00
0881 Pendapatan lain-lain swadana       Rp7.191.235.360,00
0890 Pendapatan lain-lain               Rp3.498.046.406.639,00
0891 Penerimaan kembali persekot,
     uang muka gaji                     Rp4.812.166.886,00
0892 Penerimaan denda keterlambatan
     penyelesaian pekerjaan             Rp22.565.889.647,00
0893 Penerimaan kembali, ganti rugi
     atas kerugian yang diderita oleh
     negara                             Rp5.702.588.689,00
0826 Pembetulan pembukuan PPN, PPh      Rp6.484.537,00
0894 Penerimaan kembali perhitungan
     sisa lebih subsidi gaji PNS daerah
     otonom berdasarkan SPM nihil KPKN  Rp124.328.234.484,00
0895 Penerimaan hasil penjualan saham
     Pemerintah pada BUMN               Rp1.633.978.933.591,00
0899 Pendapatan anggaran lainnya        Rp1.706.658.593.342,00
     JUMLAH                             Rp158.042.453.393.414,00
                RINCIAN PENERIMAAN PEMBANGUNAN
                   TAHUN ANGGARAN 1998/1999
0910 Bantuan Program                    Rp24.925.721.020.599,00
0920 Bantuan Proyek                     Rp26.180.982.110.211,00
     JUMLAH                             Rp51.106.730.130.810,00
Pasal 2
Ayat (1)
Cukup jelas
Ayat (2)
Rincian belanja negara dimaksud adalah sebagai berikut:
                   RINCIAN PENGELUARAN RUTIN
                   TAHUN ANGGARAN 1998/1999
01   Sektor industri
01.1 Subsektor Industri                 Rp76.077.102.723,00
     Jumlah Sektor Industri             Rp76.077.102.723,00
02   Sektor Pertanian dan Kehutanan
02.1 Subsektor Pertanian                Rp207.945.019.540,00
02.2 Subsektor Kehutanan                Rp409.358.001.528,00
     Jumlah Sektor Pertanian dan
     Kehutanan                          Rp617.303.021.068,00
03   Sektor Pengairan
03.1 Subsektor Pengembangan Sumber
     Daya Air                           Rp14.890.733.552,00
03.2 Subsektor Irigasi                  Rp19.412.436.590,00
     Jumlah Sektor Pengairan            Rp34.303.170.112,00
04   Sektor Tenaga Kerja
04.1 Subsektor Tenaga Kerja             Rp300.369.935.110,00
     Jumlah Sektor Tenaga Kerja         Rp300.369.935.110,00
05   Sektor Perdagangan,
     Pengembangan Usaha Nasional,
     Keuangan, dan Koperasi
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam
     Negeri                             Rp70.436.301.613,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri  Rp48.249.634.033,00
05.4 Subsektor Keuangan                 Rp97.408.692.311.765,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha
     Kecil                              Rp104.855.326.598,00
     Jumlah Sektor Perdagangan,
     Pengembangan Usaha Nasional,
     Keuangan, dan Koperasi             Rp97.632.233.574.009,00
06   Sektor Transportasi, Meteorologi
     dan Geofisika
06.1 Subsektor Prasarana Jalan          Rp25.760.722.360,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat       Rp27.787.001.981,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut        Rp174.990.500.495,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara       Rp61.899.041.715,00
06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika,
     Pencarian dan Penyelamatan (SAR)   Rp61.679.655.883,00
     Jumlah Sektor Transportasi,
     Meteorologi, dan Geofisika         Rp352.116.922.434,00
07   Sektor Pertambangan dan Energi
07.1 Subsektor Pertambangan             Rp308.142.157.955,00
07.2 Subsektor Energi                   Rp5.245.920.104,00
     Jumlah Sektor Pertambangan dan
     Energi                             Rp313.388.078.059,00
08   Sektor Pariwisata, Pos, dan
     Telekomunikasi
08.1 Subsektor Pariwisata               Rp22.486.159.259,00
08.2 Subsektor Pos dan Telekomunikasi   Rp72.765.445.723,00
     Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan
     Telekomunikasi                     Rp95.251.604.982,00
09   Sektor Pembangunan Daerah dan
     Transmigrasi
09.1 Subsektor Pembangunan Daerah       Rp13.047.354.872.501,00
09.2 Subsektor Transmigrasi dan
     Pemukiman Perambah Hutan           Rp78.281.692.307,00
     Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
     dan Transmigrasi                   Rp13.125.636.564.808,00
10   Sektor Lingkungan Hidup dan
     Tata Ruang
10.1 Subsektor Lingkungan Hidup         Rp9.492.872.682,00
10.2 Subsektor Tata Ruang               Rp235.458.826.319,00
     Jumlah Sektor Lingkungan Hidup
     dan Tata Ruang                     Rp244.951.699.001,00
11   Sektor Pendidikan, Kebudayaan
     Nasional, Kepercayaan Terhadap Tuhan
     Yang Maha Esa, Pemuda dan Olah Raga
11.1 Subsektor Pendidikan               Rp4.951.274.837.578,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
     dan Kedinasan                      Rp383.475.564.149,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional dan
     Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
     Maha Esa                           Rp100.561.144.359,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga     Rp9.808.428.023,00
     Jumlah Sektor Pendidikan,Kebudayaan
     Nasional,Kepercayaan Terhadap Tuhan
     Yang Maha Esa,Pemuda,dan Olah Raga Rp5.445.119.974.109,00
12   Sektor Kependudukan dan Keluarga
     Sejahtera
12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga
     Berencana                          Rp349.059.261.076,00
     Jumlah Sektor Kependudukan dan
     Keluarga Berencana                 Rp349.059.261.076,00
13   Sektor Kesejahteraan Sosial,
     Kesehatan, Peranan Wanita, Anak
     dan Remaja
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial     Rp136.336.950.415,00
13.2 Subsektor Kesehatan                Rp575.937.194.645,00
     Jumlah Sektor Kesejahteraan Sosial,
     Kesehatan, Peranan Wanita, Anak,
     dan Remaja                         Rp712.274.145.060,00
14   Sektor Perumahan dan Permukiman
14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp12.518.233.256,00
14.2 Subsektor Penataan Kota dan
     Bangunan                           Rp5.382.057.935,00
     Jumlah Sektor Perumahan dan
     Permukiman                         Rp17.900.291.191,00
15   Sektor Agama
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan
     Beragama                           Rp242.417.318.611,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan
     Agama                              Rp1.144.112.604.062,00
     Jumlah Sektor Agama                Rp1.386.529.922.673,00
16   Sektor Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi
16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan
     Terapan dan Dasar                  Rp238.752.519.572,00
16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana
     dan sarana Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi                          Rp37.610.961.991,00
16.5 Subsektor Kedirgantaraan           Rp2.483.783.381,00
16.6 Subsektor Sistem Informasi dan
     Statistik                          Rp110.650.371.617,00
     Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
     dan Teknologi                      Rp289.497.636.561,00
17   Sektor Hukum
17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp651.537.721.619,00
17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp108.389.990.381,00
     Jumlah Sektor Hukum                Rp759.927.712.000,00
18   Sektor Aparatur Negara dan
     Pengawasan
18.1 Subsektor Aparatur Negara          Rp3.759.597.862.042,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem
     dan Pelaksanaan Pengawasan         Rp309.936.479.619,00
     Jumlah Sektor Aparatur Negara
     dan Pengawasan                     Rp4.069.534.341.661,00
19   Sektor Politik, Hubungan Luar
     Negeri, Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa
19.1 Subsektor Politik                  Rp98.098.981.874,00
19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri     Rp1.337.049.915.104,00
19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp556.224.533.634,00
     Jumlah Sektor Politik, Hubungan Luar
     Negeri, Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp1.991.373.430.612,00
20   Sektor Pertahanan dan Keamanan
20.2 Subsektor Angkatan Bersenjata
     Republik Indonesia                 Rp8.174.113.665.000,00
20.3 Subsektor Pendukung                                   --
     Jumlah Sektor Pertahanan dan
     Keamanan                           Rp8.174.113.665.000,00
     JUMLAH                             Rp136.086.962.052.249,00
                RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN
                  TANPA BANTUAN PROYEK/TEKNIS
                   TAHUN ANGGARAN 1998/1999
01   Sektor industri
01.1 Subsektor Industri                 Rp165.450.355.086,00
     Jumlah Sektor Industri             Rp165.450.355.086,00
02   Sektor Pertanian dan Kehutanan
02.1 Subsektor Pertanian                Rp4.056.955.222.109,00
02.2 Subsektor Kehutanan                Rp314.546.403.413,00
     Jumlah Sektor Pertanian dan
     Kehutanan                          Rp4.371.501.625.522,00
03   Sektor Pengairan
03.1 Subsektor Pengembangan Sumber
     Daya Air                           Rp283.023.101.687,00
03.2 Subsektor Irigasi                  Rp988.802.263.345,00
     Jumlah Sektor Pengairan            Rp1.271.825.365.032,00
04   Sektor tenaga Kerja
04.1 Subsektor Tenaga Kerja             Rp1.081.655.931.433,00
     Jumlah Sektor Tenaga Kerja         Rp1.081.655.931.433,00
05   Sektor Perdagangan, Pengembangan
     Usaha Nasional, Keuangan, dan
     Koperasi
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp15.358.190.987,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri  Rp48.104.863.791,00
05.3 Subsektor Pengembangan Usaha
     Nasional                           Rp330.740.717.702,00
05.4 Subsektor Keuangan                 Rp8.390.620.645.512,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha
     Kecil                              Rp190.754.481.336,00
     Jumlah Sektor Perdagangan,
     Pengembangan Usaha Nasional,
     Keuangan, dan Koperasi             Rp8.975.578.899.328,00
06   Sektor Transportasi, Meteorologi
     dan Geofisika
06.1 Subsektor Prasarana Jalan          Rp2.783.373.136.654,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat       Rp279.197.948.713,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut        Rp155.682.512.114,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara       Rp123.465.727.730,00
06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika,
     Pencarian dan Penyelamatan (SAR)   Rp15.232.188.450,00
     Jumlah Sektor Transportasi,
     Meteorologi, dan Geofisika         Rp3.356.951.513.661,00
07   Sektor Pertambangan dan Energi
07.1 Subsektor Pertambangan             Rp49.122.395.603,00
07.2 Subsektor Energi                   Rp756.030.444.679,00
     Jumlah Sektor Pertambangan dan
     Energi                             Rp805.152.840.282,00
08   Sektor Pariwisata, Pos, dan
     Telekomunikasi
08.1 Subsektor Pariwisata               Rp46.832.494.988,00
08.2 Subsektor Pos dan Telekomunikasi   Rp6.890.474.890,00
     Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan
     Telekomunikasi                     Rp53.722.969.878,00
09   Sektor Pembangunan Daerah dan
     Transmigrasi
09.1 Subsektor Pembangunan Daerah       Rp8.567.977.302.064,00
09.2 Subsektor Transmigrasi dan
     Pemukiman Perambah Hutan           Rp858.711.118.003,00
     Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
     dan Transmigrasi                   Rp9.426.688.420.067,00
10   Sektor Lingkungan Hidup dan
     Tata Ruang
10.1 Subsektor Lingkungan Hidup         Rp270.475.564.268,00
10.2 Subsektor Tata Ruang               Rp54.807.072.928,00
     Jumlah Sektor Lingkungan Hidup
     dan Tata Ruang                     Rp325.282.637.196,00
11   Sektor Pendidikan, Kebudayaan
     Nasional, Kepercayaan Terhadap Tuhan
     Yang Maha Esa, Pemuda dan Olah Raga
11.1 Subsektor Pendidikan               Rp4.250.189.511.182,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
     dan Kedinasan                      Rp175.291.322.946,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional dan
     Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
     Maha Esa                           Rp73.677.855.748,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga     Rp68.206.408.142,00
     Jumlah Sektor Pendidikan,Kebudayaan
     Nasional,Kepercayaan Terhadap Tuhan
     Yang Maha Esa,Pemuda,dan Olah Raga Rp4.567.365.098.018,00
12   Sektor Kependudukan dan Keluarga
     Sejahtera
12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga
     Berencana                          Rp235.348.875.658,00
     Jumlah Sektor Kependudukan dan
     Keluarga Berencana                 Rp235.348.875.658,00
13   Sektor Kesejahteraan Sosial,
     Kesehatan, Peranan Wanita, Anak
     dan Remaja
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial     Rp872.831.563.279,00
13.2 Subsektor Kesehatan                Rp1.207.969.625.018,00
13.3 Subsektor Perananan Wanita, Anak
     dan Remaja                         Rp417.501.692.808,00
     Jumlah Sektor Kesejahteraan Sosial,
     Kesehatan, Peranan Wanita, Anak,
     dan Remaja                         Rp2.498.302.881.105,00
14   Sektor Perumahan dan Permukiman
14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp801.531.424.346,00
14.2 Subsektor Penataan Kota dan
     Bangunan                           Rp9.119.074.051,00
     Jumlah Sektor Perumahan dan
     Permukiman                         Rp810.650.498.397,00
15   Sektor Agama
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan
     Beragama                           Rp26.852.522.982,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan
     Agama                              Rp236.149.594.849,00
     Jumlah Sektor Agama                Rp263.002.117.831,00
16   Sektor Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi
16.1 Subsektor Teknik Produksi dan
     Teknologi                          Rp129.654.632.625,00
16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan
     Terapan dan Dasar                  Rp53.175.041.011,00
16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana
     dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi                          Rp67.705.196.232,00
16.4 Subsektor Kelautan                 Rp62.681.778.215,00
16.5 Subsektor Kedirgantaraan           Rp28.088.176.657,00
16.6 Subsektor Sistem Informasi dan
     Statistik                          Rp92.340.508.153,00
     Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
     dan Teknologi                      Rp433.645.332.893,00
17   Sektor Hukum
17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp7.522.387.811,00
17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp35.610.802.320,00
17.3 Subsektor Sarana dan Prasarana
     Hukum                              Rp93.111.869.734,00
     Jumlah Sektor Hukum                Rp136.245.059.865,00
18   Sektor Aparatur Negara dan
     Pengawasan
18.1 Subsektor Aparatur Negara          Rp397.434.735.748,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem
     dan Pelaksanaan Pengawasan         Rp16.361.288.921,00
     Jumlah Sektor Aparatur Negara
     dan Pengawasan                     Rp413.796.024.669,00
19   Sektor Politik, Hubungan Luar
     Negeri, Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa
19.1 Subsektor Politik                  Rp9.688.851.526,00
19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri     Rp11.047.543.500,00
19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp88.704.585.987,00
     Jumlah Sektor Politik, Hubungan Luar
     Negeri, Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp109.440.981.013,00
20   Sektor Pertahanan dan Keamanan
20.1 Subsektor Rakyat Terlatih dan
     Perlindungan Masyarakat            Rp2.585.000.000,00
20.2 Subsektor ABRI                     Rp884.249.446.449,00
20.3 Subsektor Pendukung                Rp259.415.596.150,00
     Jumlah Sektor Pertahanan dan
     Keamanan                           Rp1.146.250.042.599,00
     JUMLAH                             Rp40.447.857.469.533,00
                RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN
                     BANTUAN PROYEK/TEKNIS
                   TAHUN ANGGARAN 1998/1999
01   Sektor industri
01.1 Subsektor Industri                 Rp31.969.836.486,00
     Jumlah Sektor Industri             Rp31.969.836.486,00
02   Sektor Pertanian dan Kehutanan
02.1 Subsektor Pertanian                Rp370.003.487.092,00
02.2 Subsektor Kehutanan                Rp16.321.027.925,00
     Jumlah Sektor Pertanian dan
     Kehutanan                          Rp386.324.515.017,00
03   Sektor Pengairan
03.1 Subsektor Pengembangan Sumber
     Daya Air                           Rp1.774.316.004.256,00
03.2 Subsektor Irigasi                  Rp528.673.682.341,00
     Jumlah Sektor Pengairan            Rp2.302.989.689.597,00
04   Sektor Tenaga Kerja
04.1 Subsektor Tenaga Kerja             Rp83.205.794.308,00
     Jumlah Sektor Tenaga Kerja         Rp83.205.794.308,00
05   Sektor Perdagangan, Pengembangan
     Usaha Nasional, Keuangan, dan
     Koperasi
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp1.972.000,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri  Rp5.306.320.724,00
05.3 Subsektor Pengembangan Usaha
     Nasional                           Rp               --
05.4 Subsektor Keuangan                 Rp885.441.083.586,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha
     Kecil                              Rp62.348.329.375,00
     Jumlah Sektor Perdagangan,
     Pengembangan Usaha Nasional,
     Keuangan, dan Koperasi             Rp953.097.705.685,00
06   Sektor Transportasi, Meteorologi
     dan Geofisika
06.1 Subsektor Prasarana Jalan          Rp1.676.732.623.429,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat       Rp837.778.301.885,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut        Rp893.814.259.440,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara       Rp150.464.322.580,00
06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika,
     Pencarian dan Penyelamatan (SAR)   Rp27.120.005.274,00
     Jumlah Sektor Transportasi,
     Meteorologi, dan Geofisika         Rp3.585.909.512.608,00
07   Sektor Pertambangan dan Energi
07.1 Subsektor Pertambangan             Rp                --
07.2 Subsektor Energi                   Rp7.040.264.736.431,00
     Jumlah Sektor Pertambangan dan
     Energi                             Rp7.040.264.736.431,00
08   Sektor Pariwisata, Pos, dan
     Telekomunikasi
08.1 Subsektor Pariwisata               Rp                 --
08.2 Subsektor Pos dan Telekomunikasi   Rp1.767.047.351.719,00
     Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan
     Telekomunikasi                     Rp1.767.047.351.719,00
09   Sektor Pembangunan Daerah dan
     Transmigrasi
09.1 Subsektor Pembangunan Daerah       Rp1.162.242.110.021,00
09.2 Subsektor Transmigrasi dan
     Pemukiman Perambah Hutan           Rp22.668.537.409,00
     Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
     dan Transmigrasi                   Rp1.184.910.647.430,00
10   Sektor Lingkungan Hidup dan
     Tata Ruang
10.1 Subsektor Lingkungan Hidup         Rp300.148.681.806,00
10.2 Subsektor Tata Ruang               Rp135.594.114.092,00
     Jumlah Sektor Lingkungan Hidup
     dan Tata Ruang                     Rp436.112.795.898,00
11   Sektor Pendidikan, Kebudayaan
     Nasional, Kepercayaan Terhadap Tuhan
     Yang Maha Esa, Pemuda dan Olah Raga
11.1 Subsektor Pendidikan               Rp2.096.855.473.798,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
     dan Kedinasan                      Rp61.151.467.648,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional dan
     Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
     Maha Esa                           Rp7.320.475,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga     Rp703.860.216,00
     Jumlah Sektor Pendidikan,Kebudayaan
     Nasional,Kepercayaan Terhadap Tuhan
     Yang Maha Esa,Pemuda,dan Olah Raga Rp2.158.718.122.137,00
12   Sektor Kependudukan dan Keluarga
     Sejahtera
12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga
     Berencana                          Rp363.088.086.491,00
     Jumlah Sektor Kependudukan dan
     Keluarga Berencana                 Rp363.088.086.491,00
13   Sektor Kesejahteraan Sosial,
     Kesehatan, Peranan Wanita, Anak
     dan Remaja
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial     Rp133.834.235.359,00
13.2 Subsektor Kesehatan                Rp1.157.855.813.552,00
13.3 Subsektor Perananan Wanita, Anak
     dan Remaja                         Rp15.000.000,00
     Jumlah Sektor Kesejahteraan Sosial,
     Kesehatan, Peranan Wanita, Anak,
     dan Remaja                         Rp1.291.705.048.911,00
14   Sektor Perumahan dan Permukiman
14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp1.181.786.043.565,00
14.2 Subsektor Penataan Kota dan
     Bangunan                           Rp14.415.622.809,00
     Jumlah Sektor Perumahan dan
     Permukiman                         Rp1.196.201.666.374,00
15   Sektor Agama
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan
     Beragama                           Rp118.271.545,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan
     Agama                              Rp133.456.843.671,00
     Jumlah Sektor Agama                Rp133.575.115.216,00
16   Sektor Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi
16.1 Subsektor Teknik Produksi dan
     Teknologi                          Rp67.849.383.430,00
16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan
     Terapan dan Dasar                  Rp20.477.010.481,00
16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana
     dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi                          Rp76.629.950.824,00
16.4 Subsektor Kelautan                 Rp124.370.509.515,00
16.5 Subsektor Kedirgantaraan           Rp32.341.584.070,00
16.6 Subsektor Sistem Informasi dan
     Statistik                          Rp7.442.039.445,00
     Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
     dan Teknologi                      Rp329.110.477.765,00
17   Sektor Hukum
17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp               --
17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp14.800.000,00
17.3 Subsektor Sarana dan Prasarana
     Hukum                              Rp               --
     Jumlah Sektor Hukum                Rp14.800.000,00
18   Sektor Aparatur Negara dan
     Pengawasan
18.1 Subsektor Aparatur Negara          Rp791.517.870.331,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem
     dan Pelaksanaan Pengawasan         Rp87.072.580.688,00
     Jumlah Sektor Aparatur Negara
     dan pengawasan                     Rp878.590.451.019,00
19   Sektor Politik, Hubungan Luar
     Negeri, Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa
19.1 Subsektor Politik                  Rp2.849.833.263,00
19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri                      --
19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp310.981.470.442,00
     Jumlah Sektor Politik, Hubungan Luar
     Negeri, Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp313.831.303.750,00
20   Sektor Pertahanan dan Keamanan
20.1 Subsektor Rakyat Terlatih dan
     Perlindungan Masyarakat                                  --
20.2 Subsektor ABRI                     Rp1.603.049.023.183,00
20.3 Subsektor Pendukung                Rp141.265.433.231,00
     Jumlah Sektor Pertahanan dan
     Keamanan                           Rp1.744.314.456.414,00
     JUMLAH                             Rp26.180.982.110.211,00
Pasal 3
Sisa Anggaran Lebih sebesar Rp6.433.354.892.231,00 (enam triliun empat ratus tiga puluh tiga miliar tiga ratus lima puluh empat juta delapan ratus sembilan puluh dua ribu dua ratus tiga puluh satu rupiah) disebabkan oleh Realisasi Pendapatan Negara sebesar Rp209.149.156.524.224,00 (dua ratus sembilan triliun seratus empat puluh sembilan miliar seratus lima puluh enam juta lima ratus dua puluh empat ribu dua ratus dua puluh empat rupiah) dan realisasi Belanja Negara sebesar Rp202.715.801.631.993,00 (dua ratus dua triliun tujuh ratus lima belas miliar delapan ratus satu juta enam ratus tiga puluh satu ribu sembilan ratus sembilan puluh tiga rupiah).
Dalam Sisa Anggaran Lebih tersebut di atas termasuk jumlah koreksi BPK atas pengeluaran untuk subsidi pangan dan subsidi pupuk Tahun Anggaran 1998/1999 sebesar Rp6.122.364.120.635,00 (enam triliun seratus dua puluh dua miliar tiga ratus enam puluh empat juta seratus dua puluh ribu enam ratus tiga puluh lima rupiah) yang baru dapat dibayarkan pada Tahun Anggaran 1999/2000 setelah dilakukan audit oleh BPKP.

Pasal 4
Cukup jelas

ke atas

(c)2010 Ditjen PP :: www.djpp.depkumham.go.id || www.djpp.info || Kembali