Teks tidak dalam format asli.
Kembali



LEMBARAN NEGARA
REPUBLIK INDONESIA

No. 113, 2001(Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4133)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 17 TAHUN 2001
TENTANG
PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA
TAHUN ANGGARAN 1999/2000

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang: a. bahwa Perhitungan Anggaran Negara sebagai tahap akhir dari rangkaian siklus anggaran Negara merupakan pertanggungjawaban Pemerintah sesuai konstitusi atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
b. bahwa berhubung dengan itu Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1999/2000 perlu ditetapkan dengan Undang-undang;

Mengingat:    1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (2), dan Pasal 23 ayat (1) dan ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 sebagaimana telah diubah denan Perubahan Kedua Undang-Undang Dasar 1945;
2. Indische Comptabiliteitswet (Staatsblad Tahun 1925 Nomor 448) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1968 tentang Perubahan Pasal 7 Indische Comptabiliteitswet (Lembagaran Negara Republik Indonesia Tahun 1968 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2860);
3. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1973 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3010);
4. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1999 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3819) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3951);

Dengan Persetujuan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

MEMUTUSKAN:

Menetapkan:   UNDANG-UNDANG TENTANG PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA TAHUN ANGGARAN 1999/2000.

Pasal 1
(1) Pendapatan Negara dalam Tahun Anggaran 1999/2000 adalah sebesar Rp254.016.617.148.276,00 (dua ratus lima puluh empat triliun enam belas miliar enam ratus tujuh belas juta seratus empat puluh delapan ribu dua ratus tujuh puluh enam rupiah) terdiri dari:
a. Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp204.432.617.246.816,00 (dua ratus empat triliun empat ratus tiga puluh dua miliar enam ratus tujuh belas juta dua ratus empat puluh enam ribu delapan ratus enam belas rupiah);
b. Penerimaan Luar Negeri sebesar Rp49.583.999.901.460,00 (empat puluh sembilan triliun lima ratus delapan puluh tiga miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus satu ribu empat ratus enampuluh rupiah).
(2) Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp204.432.617.246.816,00 (dua ratus empat triliun empat ratus tiga puluh dua miliar enam ratus tujuh belas juta dua ratus empat puluh enam ribu delapan ratus enam belas rupiah), terdiri dari:
a. Penerimaan perpajakan sebesar Rp112.904.813.566.055,00 (seratus dua belas triliun sembilan ratus emapat miliar delapan ratus tiga belas juta lima ratus enam puluh enam ribu lima puluh lima rupiah);
b. Penerimaaan dari sektor minyak bumi dan gas alam sebesar Rp58.481.565.939.589,00 (lima puluh delapan triliun empat ratus delapan puluh satu miliar lima ratus empat puluh lima juta sembilan ratus tiga puluh sembilan ribu lima ratus delapan puluh sembilan rupiah);
c. Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp33.046.237.741.172,00 (tiga puluh tiga triliun empat puluh enam miliar dua ratus tiga puluh tujuh juta tujuh ratus emapat puluh satu ribu seratus tujuh puluh dua rupiah).
(3) Rincian pendapatn Negara sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) adalah sebagaimana tersebut dalam penjelasan.

Pasal ini

Pasal 2
(1) Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000 adalah sebesar Rp252.075.159.440.691,00 (dua ratus lima puluh dua triliun tujuh puluh lima miliar seratus lima puluh sembilan juta empat ratus empat puluh ribu rnam ratus sembilan puluh satu rupiah), terdiri dari:
a. Pengeluaran rutin sebesar Rp170.173.672.419,00 (seratus tujuh puluh triliun seratus tujuh tujuh puluh tiga miliar enam ratus tujuh puluh dua juta sembilan raus tujuh puluh dua ribu empat ratus sembilan belas rupiah), dirinci menurut sektor:
01   SEKTOR INDUSTRI                    Rp93.996.947.844,00
02   SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN     Rp952.208.719.823,00
03   SEKTOR PENGAIRAN                   Rp39.752.522.819,00
04   SEKTOR TENAGA KERJA                Rp365.274.393.288,00
05   SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
     USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
     KOPERASI                           Rp120.507.306.859.617,00
06   SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI
     DAN GEOFISIKA                      Rp415.868.310.581,00
07   SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI     Rp509.733.499.589,00
08   SEKTOR PARIWISATA, POS DAN
     TELEKOMUNIKASI                     Rp137.941.707.451,00
09   SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
     TRANSMIGRASI                       Rp17.744.691.275.659,00
10   SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN
     TATA RUANG                         Rp302.191.944.019,00
11   SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN
     NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP
     TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN
     OLAH RAGA                          Rp7.087.582.487.187,00
12   SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
     SEJAHTERA                          Rp463.304.317.609,00
13   SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
     KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK
     DAN REMANA                         Rp924.843.623.185,00
14   SEKTOR PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN     Rp25.060.525.796,00
15   SEKTOR AGAMA                       Rp1.771.611.426.946,00
16   SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
     TEKNOLOGI                          Rp487.395.680.993,00
17   SEKTOR HUKUM                       Rp1.009.094.805.306,00
18   SEKTOR APARATUR NEGARA DAN
     PENGAWASAN                         Rp4.840.980.883.706,00
19   SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR
     NEGERI, PENERANGAN, KOMUNIKASI
     DAN MEDIA MASSA                    Rp2.573.606.776.001,00
20   SEKTOR PERTANIAN DAN KEAMANAN      Rp9.921.226.265.00,00
b. Pengeluaran pembangunan sebesar Rp81.901.486.468.272,00 (delapan puluh satu triliun sembilan ratus satu miliar empat ratus delapan puluh enam juta empat ratus enam puluh delapan ribu dua ratus tujuh puluh dua rupiah), dirinci menurut sektor:
01   SEKTOR INDUSTRI                    Rp487.898.891.707,00
02   SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN     Rp3.402.123.824.787,00
03   SEKTOR PENGAIRAN                   Rp3.416.364.989.351,00
04   SEKTOR TENAGA KERJA                Rp287.718.726.423,00
05   SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
     USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
     KOPERASI                           Rp28.372.759.033.828,00
06   SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI
     DAN GEOFISIKA                      Rp5.312.581.873.940,00
07   SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI     Rp2.936.942.039.855,00
08   SEKTOR PARIWISATA, POS DAN
     TELEKOMUNIKASI                     Rp938.009.854.714,00
09   SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
     TRANSMIGRASI                       Rp16.083.659.438.178,00
10   SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN
     TATA RUANG                         Rp837.142.459.628,00
11   SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN
     NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP
     TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN
     OLAH RAGA                          Rp7.510.368.622.887,00
12   SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
     SEJAHTERA                          Rp324.527.922.206,00
13   SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
     KESEJAHTERAAN, PERANAN WANITA,
     ANAK DAN REMAJA                    Rp4.796.574.895.189,00
14   SEKTOR PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN     Rp2.978.841.228.136,00
15   SEKTOR AGAMA                       Rp412.534.875.227,00
16   SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
     TEKNOLOGI                          Rp713.787.645.973,00
17   SEKTOR HUKUM                       Rp196.149.348.922,00
18   SEKTOR APARATUR NEGARA DAN
     PENGAWASAN                         Rp860.385.274.330,00
19   SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR
     NEGERI, PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN
     MEDIA MASSA                        Rp301.272.029.664,00
20   SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN     Rp1.731.843.493.327,00
(2) Rincian Belanja Negara sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah sebagaimana tersebut dalam penjelasan Pasal ini.

Pasal 3
Sisa Anggaran Lebih Tahun Anggaran 1999/2000 adalah sebesar Rp1.941.457.707.585,00 (satu triliun sembilan ratus empat puluh satu miliar empat ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh ribu lima ratus delapan puluh lima rupiah).

Pasal 4
Undang-undang ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

Disahkan di Jakarta
pada tanggal 6 Agustus 2001
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

MEGAWATI SOEKARNOPUTRI
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 6 Agustus 2001
SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA,

MUHAMMAD MAFTUH BASYUNI


TAMBAHAN
LEMBARAN NEGARA RI

No. 4133(Penjelasan Atas Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 113)

PENJELASAN
ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 17 TAHUN 2001
TENTANG
PERHITUNGAN ANGGARA NEGARA
TAHUN ANGGARAN 1999/2000

I. UMUM

Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1999/2000 setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk memenuhi kewajiban melaksanakan perhitungan dan pertanggungjawaban Pemerintah atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Undang-undang Nomor 7 tahun 1999 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000.
Dalam Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1999/2000 tersebut terdapat Sisa Anggaran Lebih sbesar Rp1.941.457.707.585,00 (satu triliun sembilan ratus empat puluh satu miliar empat ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh ribu lima ratus delapan puluh lima rupiah).
Sisa Anggaran Lebih kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1998/1999 sebesar Rp12.751.097.373.220,00 (dua belas triliun tujuh ratus lima puluh satu miliar sembilan puluh tujuh juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu dua ratus dua puluh rupiah).
Sisa Anggaran Lebih Kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1999/2000 menjadi sebesar Rp14.692.555.080.805,00 (empat belas triliun enam ratus sembilan puluh dua miliar lima ratus lima puluh lima juta delapan puluh ribu delapan ratus lima rupiah).
Jumlah Sisa Anggaran Lebih kumulatif tersebut termasuk Cadangan Anggaran Pembangunan (CAP) sebesar Rp1.730.000.000.000,00 (satu triliun tujuh ratus tiga puluh miliar rupiah).

PASAL DEMI PASAL

Pasal 1
Ayat (1)
Huruf a
Cukup jelas
Huruf b
Penerimaan pembangunan tersebut tediri dari bantuan program dan bantuan proyek.
Ayat (2)
Cukup jelas
Ayat (3)
Rincian pendapatan Negara dimaksud adalah sebagai berikut:
                RINCIAN PENERIMAAN DALAM NEGERI
                   TAHUN ANGGARAN 1999/2000
Penerimaan perpajakan                   Rp112.904.813.566.055,00
0110 Pajak Penghasilan (PPH)
0120 Pajak Pertambahan Nilai Barang     Rp59.682.747.737.521,00
     dan Jasa dan Pajak
0140 Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea
     Perolehan Hak atas Tanah dan
     Bangunan (PBB dan BPHTB)           Rp4.107.266.648.375,00
0210 Bea masuk                          Rp4.176.990.000.000,00
0220 Cukai                              Rp10.331.219.000.000,00
0230 Pungutan (pajak) ekspor            Rp858.596.881.718,00
0240 Bea meterai                        Rp610.944.298.441,00
Penerimaan dari sektor minyak bumi
dan gas alam                            Rp58.481.565.939.589,00
0310 Penerimaan minyak bumi             Rp38.023.750.597.796,00
0320 Penerimaan gas alam                Rp20.457.815.341.793,00
Penerimaan Negara Bukan Pajak           Rp33.046.237.741.172,00
0410 Pendapatan pendidikan              Rp8.554.086.690,00
0411 Uang pendidikan                    Rp5.382.956.308,00
0412 Uang ujian masuk, kenaikan
     tingkat, dan akhir pendidikan      Rp2.415.522.731,00
0413 Uang ujian menjalankan praktek     Rp18.054.000,00
0419 Penerimaan pendidikan lainnya      Rp737.553.651,00
0480 Pendapatan pendidikan swadana      Rp445.223.197.257,00
0481 Pendapatan pendidikan swadana      Rp445.223.197.257,00
0510 Penjualan hasil produksi dan
     sitaan                             Rp39.922.893.909,00
0511 Penjualan hasil pertanian dan
     perkebunan                         Rp2.828.780.379,00
0512 Penjualan hasil peternakan         Rp77.184.642,00
0513 Penjualan hasil perikanan          Rp13.048.032,00
0514 Penjualan hasil sitaaan            Rp8.582.266.531,00
0515 Penjualan obat-obatan dan hasil
     farmasi lainnya                    Rp2.859.040.800,00
0516 Penjualan penerbitan, film, dan
     hasil cetakan lainnya              Rp136.305.225,00
0517 Penjualan dokumen-dokumen
     pelelangan                         Rp16.886.444.953,00
0519 Penjualan lainnya                  Rp8.539.823.347,00
0520 Penjualan aset tetap               Rp61.676.859.826,00
0521 Penjualan rumah, gedung, bangunan,
     dan tanah                          Rp6.028.123.734,00
0522 Penjualan kendaraan bermotor       Rp629.873.201,00
0523 Penjualan sewa beli                Rp28.631.396.390,00
0529 Penjualan aset lainnya yang
     berlebih, rusak, dan dihapuskan    Rp26.387.466.501,00
0530 Pendapatan sewa                    Rp10.543.603.989,00
0531 Sewa rumah dinas, dan rumah negeri Rp5.077.840.053,00
0532 Sewa gedung, bangunan, dan gudang  Rp2.162.865.242,00
0533 Sewa benda-benda bergerak          Rp2.214.560.561,00
0539 Sewa benda-benda tak bergerak
     lainnya                            Rp1.088.338.133,00
0540 Pendapatan jasa I                  Rp571.493.560.862,00
0541 Pendapatan rumah sakit dan
     instansi kesehatan lainnya         Rp58.374.126.751,00
0542 Pendapatan tempat hiburan, taman,
     dan museum                         Rp654.601.081,00
0453 Pendapatan surat keterangan,
     visa paspor, SIM, STNK, dan BPKB   Rp215.215.701.310,00
0544 Pendapatan sertifikat pendaftaran
     tanah                              Rp40.610.181.005,00
0545 Pendapatan hak dan perizinan       Rp203.603.681.796,00
0546 Pendapatan sensor, karantina,
     pengawasan, dan pemeriksaan        Rp4.403.148.194,00
0547 Pendapatan jasa tenaga, jasa
     pekerja                            Rp25.206.543.849,00
0548 Pendapatan jasa kantor urusan
     agama                              Rp4.579.659.021,00
0549 Pendapatan jasa bandar udara dan
     pelabuhan                          Rp18.845.917.855,00
0550 Pendapatan jasa II                 Rp1.472.279.801.740,00
0551 Pendapatan jasa lembaga keuangan
     (jasa giro)                        Rp95.355.060.306,00
0552 Pendapatan iuran hasil hutan,
     hasil laut, royalti dan denda      Rp892.948.554.640,00
0553 Pendapatan iuran lelang untuk
     fakir miskin                       Rp8.136.634.622,00
0554 Pendapatan jasa kantor catatan
     sipil                              Rp5.746.746.209,00
0555 Pendapatan biaya penagihan pajak-
     pajak Negara dengan Surat Paksa    Rp2.516.947.540,00
0556 Pendapatan uang pewarganegaraan    Rp8.397.147.473,00
0557 Bea lelang                         Rp82.496.128.126,00
0558 Pendapatan biaya pengurusan
     piurang Negara dan lelang Negara   Rp42.156.046.314,00
0559 Pendapatan jasa lainnya            Rp344.526.536.510,00
0560 Pendapatan rutin dari luar negeri  Rp237.816.145.690,00
0569 Penerimaan rutin luar negeri
     lainnya                            Rp237.816.145.690,00
0580 Pendapatan penjualan, sewa dan
     jasa swadana                       Rp1.650.175.105.331,00
0581 Pendapatan penjualan swadana       Rp6.513.458.897,00
0582 Pendapatan swa swadana             Rp951.080.862,00
0583 Pendapatan jasa swadana            Rp1.642.710.565.572,00
0610 Pendapatan kejaksaan dan peradilan Rp29.362.134.034,00
0611 Legalisasi tanda tangan            Rp117.675.854,00
0612 Pengesahan surat di bawah tangan   Rp21.217.143,00
0613 Uang meja (legas) dan upah pada
     panitera badan peradilan           Rp780,272,881,00
0614 Hasil denda, denda tilang dan
     sebagainya                         Rp12.514.529.574,00
0615 Ongkos perkara                     Rp1.179.230.525,00
0619 Penerimaan kejaksaan dan peradilan
     lainnya                            Rp14.749.208.057,00
0710 Pendapatan dari investasi          Rp8.541.348.144.170,00
0711 Bagian laba dari BUMN              Rp5.430.448.144.170,00
0713 Pelunasan piutang (penerimaan
     kembali pinjaman)                  Rp3.110.900.000.000,00
0810 Pendapatan kembali belanja tahun
     anggaran berjalan                  Rp210.133.222.796,00
0811 Penerimaan kembali belanja pegawai
     pusat                              Rp17.014.730.427,00
0812 Penerimaan kembali belanja
     pegawai daerah otonom              Rp13.093.888.907,00
0813 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp56.108.588.471,00
0814 Penerimaan kembali belanja rutin
     lainnya                            Rp104.131.027.428,00
0815 Penerimaan kembali belanja
     pembangunan rupiah lainnya         Rp19.784.987.563,00
0820 Pendapatan kembali belanja tahun
     anggaran yang lalu                 Rp63.477.251.235,00
0821 Penerimaan kembali belanja
     pegawai pusat                      Rp6.733.900.695,00
0822 Penerimaan kembali belanja
     pegawai daerah otonom              Rp1.797.758.322,00
0823 Penerimaan kembali belanja
     pensiun                            Rp14.361.527.993,00
0824 Penerimaan kembali belanja
     rutin lainnya                      Rp5.433.366.708,00
0825 Penerimaan kembali belanja
     pembangunan rupiah lainnya         Rp35.150.697.517,00
0880 Pendapatan lain-lain swadana       Rp12.719.179.221,00
0881 Pendapatan lain-lain swadana       Rp12.719.179.221,00
0890 Pendapatan lain-lain               Rp19.691.512.554.422,00
0891 Penerimaan kembali persekot, uang
     muka gaji                          Rp2.343.251.274,00
0892 Penerimaan denda keterlambatan
     penyelesaian pekerjaan             Rp22.351.706.762,00
0893 Penerimaan kembali, ganti rugi
     atas kerugian yang diderita oleh
     Negara                             Rp10.810.956.803,00
0894 Penerimaan kembali perhitungan
     sisa lebih subsidi gaji PNS
     daerah otonom berdasarkan SPM
     nihil KPKN                         Rp1.803.379.644,00
0895 Penerimaan hasil penjualan saham
     Pemerintah pada BUMN               Rp3.727.189.531.167,00
0899 Pendapatan anggaran lainnya        Rp15.927.013.728.772,00
     JUMLAH                             Rp204.432.617.246.816,00
                RINCIAN PENERIMAAN LUAR NEGERI
                   TAHUN ANGGARAN 1999/2000
0910 Pinjaman Program                   Rp25.200.896.518.907,00
0920 Pinjaman Proyek                    Rp24.383.103.382.553,00
     JUMLAH                             Rp49.583.999.901.460,00
Pasal 2
Ayat (1)
Cukup jelas
Ayat (2)
Rincian belanja negara dimaksud adalah sebagai berikut:
                   RINCIAN PENGELUARAN RUTIN
                   TAHUN ANGGARAN 1999/2000
01   SEKTOR
01.1 Subsektor Industri                 Rp93.996.947.844,00
     Jumlah Sektor Industri             Rp93.996.947.844,00
02   SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN
02.1 Subsektor Pertanian                Rp279.818.243.139,00
02.2 Subsektor Kehutanan                Rp672.390.476.684,00
     Jumlah Sektor Pertanian dan
     Kehutanan                          Rp952.208.719.823,00
03   SEKTOR PENGAIRAN
03.1 Subsektor Pengembangan Sumber
     Daya Air                           Rp17.472.282.693,00
03.2 Subsektor Irigasi                  Rp22.280.240.126,00
     Jumlah Sektor Pengairan            Rp39.752.522.819,00
04   SEKTOR TENAGA KERJA
04.1 Subsektor Tenaga Kerja             Rp365.274.393.288,00
     Jumlah Sektor Tenaga Kerja         Rp365.274.393.288,00
05   SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
     USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
     KOPERASI
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp87.229.458.497,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar  Negeri Rp64.543.962.771.00
05.4 Subsektor Keuangan                 Rp120.220.381.572.312,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha
     Kecil                              Rp135.151.866.037,00
     Jumlah Sektor Perdagangan,
     Pengembangan Usaha Nasional,
     Keuangan dan Koperasi              Rp120.507.306.859.617,00
06   SEKTOR TRANSPORTASI, METROLOGI
     DAN GEOFISIKA
06.1 Subsektor Prasarana jalan          Rp30.687.887.986,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat       Rp35.344.449.723,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut        Rp211.001.313.871,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara       Rp73.661.953.487,00
06.5 Subsektor Metrologi, Geofisika,
     Pencarian dan Penyelamatan (SAR)   Rp65.172.705.514,00
     Jumlah Sektor Transportasi,
     Meteorologi dan Geofisika          Rp415.868.310.581,00
07   SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI
07.1 Subsektor Pertambangan             Rp503.207.988.195,00
07.2 Subsektor Energi                   Rp6.525.511.394,00
     Jumlah Sektor Pertambangan dan
     Energi                             Rp509.733.499.589,00
08   SEKTOR PARIWISATA, POS DAN
     TELEKOMUNIKASI
08.1 Subsektor Pariwisata               Rp26.162.984.340,00
08.2 Subsektor Energi                   Rp111.778.723.111,00
     Jumlah Sektor Pariwisata, Pos
     dan Telekomunikasi                 Rp137.941.707.451,00
09   SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
     TRANSMIGRASI
09.1 Subsektor Pembangunan Daerah       Rp17.645.076.940.935,00
09.2 Subsektor Transmigrasi dan
     dan Pemukiman Perambah Hutan       Rp99.614.334.724,00
     Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
     dan Transmigrasi                   Rp17.744.691.275.659,00
10   SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN TATA RUANG
10.1 Subsektor Lingkungan Hidup         Rp12.111.359.928,00
10.2 Subsektor Tata Ruang               Rp290.080.584.091,00
     Jumlah Sektor Lingkungan Hidup dan
     Tata Ruang                         Rp302.191.944.019,00
11.  SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN NASIONAL,
     KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA,
     PEMUDA DAN OLAH RAGA
11.1 Subsektor Pendidikan               Rp6.513.296.225.676,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
     dan Kedinasan                      Rp447.318.765.844,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional dan
     Kepercayaan
     Terhadap Tuhan Yang Maha Esa       Rp115.975.499.681,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga     Rp10.991.995.886,00
     Jumlah Sektor Pendidikan,
     Kebudayaan Nasional, Kepercayaan
     Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
     Pemuda dan Olah Raga               Rp7.087.582.487.187,00
12   SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
     SEJAHTERA
12.1 Subsektor Kependudukan dan
     Keluarga Berencana                 Rp463.304.317.609,00
     Jumlah Sektor Kependudukan dan
     Keluarga Sejahtera                 Rp463.304.317.609,00
13   SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
     KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK
     DAN REMAJA
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial     Rp171.899.832.840,00
13.2 Subsektor Kesehatan                Rp752.943.790.345,00
     Jumlah Sektor Kesejahteraan
     Sosial Kesehatan, Peranan Wanita,
     Anak dan Remaja                    Rp924.843.623.185,00
14   SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN
14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp18.559.489.932,00
14.2 Subsektor Penataan Kota dan
     Bangunan                           Rp6.501.035.864,00
     Jumlah Sektor Perumahan dan
     Permukiman                         Rp25.060.525.796,00
15   SEKTOR AGAMA
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan
     Beragama                           Rp296.875.938.607,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan
     Agama                              Rp1.474.735.488.339,00
     Jumlah Sektor Agama                Rp1.771.611.426.946,00
16   SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
     TEKNOLOGI
16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan
     Terapan dan Dasar                  Rp297.076.708.424,00
16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana
     dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi                          Rp44.181.492.917,00
16.5 Subsektor Kedirgantaraan           Rp2.617.646.326,00
16.6 Subsektor Sistem Informasi dan
     Statistik                          Rp143.519.833.326,00
     Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
     dan Teknologi
17   SEKTOR HUKUM
17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp848.704.484.408,00
17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp160.390.320.898,00
     Jumlah Sektor Hukum                Rp1.009.094.805.306,00
18   SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN
18.1 Subsektor Aparatur Negara          Rp4.454.138.228.831,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem dan
     Pelaksanaan Pengawasan             Rp386.842.654.875,00
     Jumlah Sektor Aparatur Negara dan
     Pengawasan                         Rp4.840.980.883.706,00
19   SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR NEGERI,
     PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA
19.1 Subsektor Politik                  Rp120.985.213.877,00
19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri     Rp1.798.026.054.556,00
19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp654.595.507.568,00
     Jumlah Sektor Politik, Hubungan
     Luar Negeri, Penerangan,
     Komunikasi dan Media Massa         Rp2.573.606.776.001,00
20   SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN
20.2 Subsektor ABRI                     Rp9.921.226.265.000,00
20.3 Subsektor Pendukung
     Jumlah Sektor Pertahanan dan
     Keamanan                           Rp9.921.226.265.000,00
     JUMLAH                             Rp170.173.672.972.419,00
                RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN
                       PEMBIAYAAN RUPIAH
                   TAHUN ANGGARAN 1999/2000
01   SEKTOR INDUSTRI
01.1 Subsektor Industri                 Rp237.759.143.529,00
     Jumlah Sektor Industri             Rp237.759.143.529,00
02   SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN
02.1 Subsektor Pertanian                Rp1.901.959.875.149,00
02.2 Subsektor Kehutanan                Rp17.482.353.525,00
     Jumlah Sektor Pertanian Dan
     Kehutanan                          Rp1.919.442.228.674,00
03   SEKTOR PENGAIRAN
03.1 Subsektor Pengembangan Sumber
     Daya Air                           Rp331.549.562.056,00
03.2 Subsektor Irigasi                  Rp735.273.395.964,00
     Jumlah Sektor Pengairan            Rp1.066.822.958.020,00
04   SEKTOR TENAGA KERJA
04.1 Subsektor Tenaga Kerja             Rp117.236.774.736,00
     Jumlah Sektor Tenaga Kerja         Rp117.236.774.736,00
05   SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
     USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
     KOPERASI
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp28.502.748.030,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri  Rp50.709.403.964,00
05.3 Subsektor Pengembangan Usaha
     Nasional                           Rp3.117.870.562.497,00
05.4 Subsektor Keuangan                 Rp22.534.755.292.840,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha
     Kecil                              Rp1.096.066.016.850,00
     Jumlah Sektor Perdagangan,
     Pengembangan Usaha Nasional,
     Keuangan dan Koperasi              Rp26.827.904.024.181,00
06   SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI
     DAN GEOFISIKA
06.1 Subsektor Prasarana Jalan          Rp741.612.502.336,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat       Rp185.939.327.837,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut        Rp134.340.806.275,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara       Rp145.370.406.689,00
06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika,
     Pencarian dan Penyelamatan (SAR)   Rp17.962.027.430,00
     Jumlah Sektor Transportasi,
     Meteorologi dan Geofisika          Rp1.225.225.070.567,00
07   SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI
07.1 Subsektor Pertambangan             Rp48.316.920.548,00
07.2 Subsektor Energi                   Rp695.606.075.384,00
     Jumlah Sektor Pertambangan dan
     Energi                             Rp743.922.995.932,00
08   SEKTOR PARIWISATA, POS DAN
     TELEKOMUNIKASI
08.1 Subsektor Pariwisata               Rp51.960.421.953,00
08.2 Subsektor Pos dan Telekomunikasi   Rp17.572.453.352,00
     Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan
     Telekomunikasi                     Rp69.532.875.305,00
09   SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
     TRANSMIGRASI
09.1 Subsektor Pembangunan Daerah       Rp13.301.441.652.677,00
09.2 Subsektor Transmigrasi dan
     Pemukiman Perambah Hutan           Rp861.262.095.301,00
     Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
     dan Transmigrasi                   Rp14.162.703.747.978,00
10   SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN
     TATA RUANG
10.1 Subsektor Lingkungan Hidup         Rp469.648.323.875,00
10.2 Subsektor Tata Ruang               Rp64.146.872.578,00
     Jumlah Sektor Lingkungan Hidup
     dan Tata Ruang                     Rp533.795.196.453,00
11   SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN
     NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP
     TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN
     OLAH RAGA
11.1 Subsektor Pendidikan               Rp3.497.374.928.330,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
     dan Kedinasan                      Rp205.731.522.558,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional dan
     Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
     Maha Esa                           Rp60.031.259.327,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga     Rp60.531.342.635,00
     Jumlah Sektor Pendidikan,
     Kebudayaan Nasional, Kepercayaan
     Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
     Pemuda dan Olah Raga               Rp3.823.669.052.850,00
12   SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
     SEJAHTERA
12.1 Subsektor Kependudukan dan
     Keluarga Berencana                 Rp230.444.271.441,00
     Jumlah Sektor Kependudukan dan
     Keluarga Sejahtera                 Rp230.444.271.441,00
13   SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
     KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK
     DAN REMAJA
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial     Rp304.214.293.694,00
13.2 Subsektor Kesehatan                Rp1.549.493.971.523,00
13.3 Subsektor Peranan Wanita, Anak
     dan Remaja                         Rp558.497.572.009,00
     Jumlah Sektor Kesejahteraan
     Sosial, Kesehatan, Peranan Wanita,
     Anak dan Remaja                    Rp2.412.205.837.226,00
14   SEKTOR PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN
14.1 Subsektor Perumahan dan
     Permukiman                         Rp1.297.968.319.415,00
14.2 Subsektor Penataan Kota dan
     Bangunan                           Rp13.340.856.063,00
     Jumlah Sektor Perumahan dan
     Permukiman                         Rp1.311.309.175.478,00
15   SEKTOR AGAMA
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan
     Beragama                           Rp46.448.298.573,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan
     Agama                              Rp265.009.380.174,00
     Jumlah Sektor Agama                Rp311.457.678.747,00
16   SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
     TEKNOLOGI
16.1 Subsektor Teknik Produksi dan
     Teknologi                          Rp159.892.122.441,00
16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan
     Terapan dan Dasar                  Rp55.902.435.094,00
16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana
     dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan
     Teknologi                          Rp62.399.635.434,00
16.4 Subsektor Kelautan                 Rp54.565.153.442,00
16.5 Subsektor Kedirgantaraan           Rp32.062.266.766,00
16.6 Subsektor Sistem Informasi dan
     Statistik                          Rp164.397.860.409,00
     Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
     dan Teknologi                      Rp529.219.473.586,00
17   SEKTOR HUKUM
17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp14.983.723.996,00
17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp48.351.865.014,00
17.3 Subsektor Sarana dan Prasarana
     Hukum                              Rp129.634.109.357,00
     Jumlah Sektor Hukum                Rp192.969.698.367,00
18   SEKTOR APARTUR NEGARA DAN
     PENGAWASAN
18.1 Subsektor Aparatur Negara          Rp457.615.285.676,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem
     dan Pelaksanaan Pengawasan         Rp29.433.046.142,00
     Jumlah Sektor Aparatur Negara
     dan Pengawasan                     Rp487.048.331.818,00
19   SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR
     NEGERI, PENERANGAN, KOMUNIKASI
     DAN MEDIA MASSA
19.1 Subsektor Politik                  Rp7.125.562.382,00
19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri     Rp29.244.854.466,00
19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp91.081.397.598,00
     Jumlah Sektor Politik, Hubungan
     Luar Negeri, Penerangan,
     Komunikasi dan Media Massa         Rp127.451.814.446,00
20   SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN
20.1 Subsektor Rakyat Terlatih dan
     Perlindungan Masyarakat
20.2 Subsektor ABRI                     Rp605.141.988.428,00
20.3 Subsektor Pendukung                Rp583.120.747.957,00
     Jumlah Sektor Pertahanan dan
     Keamanan
     JUMLAH                             Rp57.518.383.085.719,00
                RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN
                       PEMBIAYAAN PROYEK
                   TAHUN ANGGARAN 1999/2000
01   SEKTOR INDUSTRI
01.1 Subsektor Industri                 Rp250.139.748.178,00
     Jumlah Sektor Industri             Rp250.139.748.178,00
02   SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN
02.1 Subsektor Pertanian                Rp1.459.216.593.402,00
02.2 Subsektor Kehutanan                Rp23.465.002.711,00
     Jumlah Sektor Pertanian Dan
     Kehutanan                          Rp1.482.681.596.113,00
03   SEKTOR PENGAIRAN
03.1 Subsektor Pengembangan Sumber
     Daya Air                           Rp1.225.373.788.087,00
03.2 Subsektor Irigasi                  Rp1.124.168.243.244,00
     Jumlah Sektor Pengairan            Rp2.349.542.031.331,00
04   SEKTOR TENAGA KERJA
04.1 Subsektor Tenaga Kerja             Rp170.481.951.687,00
     Jumlah Sektor Tenaga Kerja         Rp170.481.951.687,00
05   SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
     USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
     KOPERASI
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam
     Negeri                             Rp76.159.257.453,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri  Rp2.609.995.480,00
05.3 Subsektor Pengembangan Usaha
     Nasional                           Rp8.785.326.614,00
05.4 Subsektor Keuangan                 Rp1.413.236.451.246,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha
     Kecil                              Rp44.063.978.854,00
     Jumlah Sektor Perdagangan,
     Pengembangan Usaha Nasional,
     Keuangan dan Koperasi              Rp1.544.855.009.647,00
06   SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI
     DAN GEOFISIKA
06.1 Subsektor Prasarana Jalan          Rp3.220.701.186.984,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat       Rp711.076.578.792,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut        Rp82.047.714.052,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara       Rp73.531.323.545,00
06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika,
     Pencarian dan Penyelamatan (SAR)
     Jumlah Sektor Transportasi,
     Meteorologi dan Geofisika          Rp4.087.356.803.373,00
07   SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI
07.1 Subsektor Pertambangan             Rp112.787.200,00
07.2 Subsektor Energi                   Rp2.192.906.256.723,00
     Jumlah Sektor Pertambangan dan
     Energi                             Rp2.193.019.043.923,00
08   SEKTOR PARIWISATA, POS DAN
     TELEKOMUNIKASI
08.1 Subsektor Pariwisata
08.2 Subsektor Pos dan Telekomunikasi   Rp868.476.979.409,00
     Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan
     Telekomunikasi                     Rp868.476.979.409,00
09   SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
     TRANSMIGRASI
09.1 Subsektor Pembangunan Daerah       Rp1.920.401.041.057,00
09.2 Subsektor Transmigrasi dan
     Pemukiman Perambah Hutan           Rp554.649.143,00
     Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
     dan Transmigrasi                   Rp1.920.955.690.200,00
10   SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN
     TATA RUANG
10.1 Subsektor Lingkungan Hidup         Rp245.629.569.188,00
10.2 Subsektor Tata Ruang               Rp57.717.693.987,00
     Jumlah Sektor Lingkungan Hidup
     dan Tata Ruang                     Rp303.347.263.175,00
11   SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN
     NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP
     TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN
     OLAH RAGA
11.1 Subsektor Pendidikan               Rp3.652.972.445.851,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
     dan Kedinasan                      Rp32.816.215.184,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional dan
     Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
     Maha Esa                           Rp17.200.000,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga     Rp893.709.002,00
     Jumlah Sektor Pendidikan,
     Kebudayaan Nasional, Kepercayaan
     Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
     Pemuda dan Olah Raga               Rp3.686.699.570.037,00
12   SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
     SEJAHTERA
12.1 Subsektor Kependudukan dan
     Keluarga Berencana                 Rp94.083.650.765,00
     Jumlah Sektor Kependudukan dan
     Keluarga Sejahtera
13   SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
     KESEHATAN, PERANAN WANITA,
     ANAK DAN REMAJA
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial     Rp287.359.739.998,00
13.2 Subsektor Kesehatan                Rp2.096.119.633.025,00
13.3 Subsektor Peranan Wanita, Anak
     dan Remaja                         Rp889.684.940,00
     Jumlah Sektor Kesejahteraan
     Sosial, Kesehatan, Peranan Wanita,
     Anak dan Remaja                    Rp2.384.369.057.963,00
14   SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKAAN
14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp1.661.827.024.734,00
14.2 Subsektor Penataan Kota dan
     Bangunan                           Rp5.705.027.924,00
     Jumlah Sektor Perumahan dan
     Permukiman                         Rp1.667.532.052.658,00
15   SEKTOR AGAMA
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan
     Beragama                           Rp973.054.021,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan
     Agama                              Rp100.104.142.459,00
     Jumlah Sektor Agama                Rp101.077.196.480,00
16   SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
     TEKNOLOGI
16.1 Subsektor Teknik Produksi dan
     Teknologi                          Rp144.494.513.443,00
16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan
     Terapan dan Dasar                  Rp16.792.584.754,00
16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana
     dan Sarana Ilmu Pengetahuan
     dan Teknologi                      Rp15.883.049.943,00
16.4 Subsektor Kelautan                 Rp1.178.905.497,00
16.5 Subsektor Kedirgantaraan           Rp4.860.575.862,00
16.6 Subsektor Sistem Informasi dan
     Statistik                          Rp1.358.542.888,00
     Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
     dan Teknologi                      Rp184.568.172.387,00
17   SEKTOR HUKUM
17.3 Subsektor Sarana dan Prasarana
     Hukum                              Rp3.179.650.555,00
     Jumlah Sektor Hukum                Rp3.179.650.555,00
18   SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN
18.1 Subsektor Aparatur Negara          Rp363.027.057.522,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem
     dan Pelaksanaan Pengawasan         Rp10.309.884.990,00
     Jumlah Sektor Aparatur Negara dan
     Pengawasan                         Rp373.336.942.512,00
19   SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR NEGERI,
     PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA
19.1 Subsektor Politik                  Rp5.079.380.328,00
19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi
     dan Media Massa                    Rp168.740.834.890,00
     Jumlah Sektor Politik, Hubungan
     Luar Negeri, Penerangan,
     Komunikasi dan Media Massa         Rp168.740.834.890,00
20   SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN
20.2 Subsektor ABRI                     Rp518.047.748.225,00
20.3 Subsektor Pendukung                Rp25.533.008.717,00
     Jumlah Sektor Pertahanan dan
     Keamanan                           Rp543.580.756.942,00
     JUMLAH                             RP24.383.103.382.553,00
Pasal 3
Sisa Anggaran lebih sebesar Rp1.941.457.707.585,00 (satu triliun sembilan ratus empat puluh satu miliar empat ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh ribu lima ratus delapan pulurh lima rupiah) disebabkan oleh Realisasi Pendapatan Negara sebesar Rp254.016.617.148.276,00 (dua ratus lima puluh empat triliun enam belas miliar enam ratus tujuh belas juta seratus empat puluh delapan ribu dua ratus tujuh puluh enam rupiah) dan Realisasi Belanja Negara sebesar Rp252.075.159.440.691,00 (dua ratus lima puluh dua triliun tujuh puluh lima miliar seratus lima puluh sembilan juta empat ratus empat puluh ribu enam ratus sembilan puluh satu rupiah).

Pasal 4
Cukup jelas

ke atas

(c)2010 Ditjen PP :: www.djpp.depkumham.go.id || www.djpp.info || Kembali